P-ISSN dan E-ISSN: Pengertian, Perbedaan, dan Cara Ceknya – Penerbit Deepublish Lewati ke konten MENUMENUHomeAbout Profil UsahaSejarahBuletin ContactService Daftar Menerbitkan BukuTemplate BukuKirim NaskahCek MembershipCek Progess BukuCek Royalti BukuKerjasama Net PromoterLayanan Konversi KTIJasa Pengurusan HAKIKonsultasi MenulisTestimoniKerjasama WorkshopProgram Reseller Promo Promo BaruPromo Khusus Penulis Deepublish Artikel BeritaInformasiDasar MenulisCara Menerbitkan BukuInspirasiMemasarkan BukuTutorialTeknik MenulisWriting AdviceWriting Tools Free Ebook • [PREMIUM 2026] Panduan Praktis Menulis Buku• [NEW 2025] Panduan Praktis Menaklukkan Writer’s Block• [NEW 2025] Menulis Hingga Titik Akhir: Cara Praktis Menyelesaikan Naskah Siap Terbit• [NEW 2025] Menulis Buku Itu Mudah: Panduan Lengkap dari Ide Hingga Diterbitkan• [NEW 2024] Panduan Menulis Buku Ajar Sesuai RPS• [NEW 2024] Kunci Sukses Publikasi• [NEW 2024] Menulis dengan Etika untuk Hindari Plagiarisme• [NEW] Sukses Menulis Buku Referensi• [NEW] Panduan Ringkas Menulis Buku Monograf• Panduan Menulis Buku Ajar (Versi Cepat Paham)• Rahasia Menulis Buku Ajar• Self Publishing• Pedoman Menulis Buku Tanpa Plagiarisme FAQKarirToko Buku Home About Profil Usaha Sejarah Buletin Contact Service Daftar Menerbitkan Buku Template Buku Kirim Naskah Cek Membership Cek Progess Buku Cek Royalti Buku Kerjasama Net Promoter Layanan Konversi KTI Jasa Pengurusan HAKI Konsultasi Menulis Testimoni Kerjasama Workshop Program Reseller Promo Promo Baru Promo Khusus Penulis Deepublish Artikel Berita Informasi Dasar Menulis Cara Menerbitkan Buku Inspirasi Memasarkan Buku Tutorial Teknik Menulis Writing Advice Writing Tools Free Ebook • [PREMIUM 2026] Panduan Praktis Menulis Buku • [NEW 2025] Panduan Praktis Menaklukkan Writer’s Block • [NEW 2025] Menulis Hingga Titik Akhir: Cara Praktis Menyelesaikan Naskah Siap Terbit • [NEW 2025] Menulis Buku Itu Mudah: Panduan Lengkap dari Ide Hingga Diterbitkan • [NEW 2024] Panduan Menulis Buku Ajar Sesuai RPS • [NEW 2024] Kunci Sukses Publikasi • [NEW 2024] Menulis dengan Etika untuk Hindari Plagiarisme • [NEW] Sukses Menulis Buku Referensi • [NEW] Panduan Ringkas Menulis Buku Monograf • Panduan Menulis Buku Ajar (Versi Cepat Paham) • Rahasia Menulis Buku Ajar • Self Publishing • Pedoman Menulis Buku Tanpa Plagiarisme FAQ Karir Toko Buku Home About Profil Usaha Sejarah Buletin Contact Service Daftar Menerbitkan Buku Template Buku Kirim Naskah Cek Membership Cek Progess Buku Cek Royalti Buku Kerjasama Net Promoter Layanan Konversi KTI Jasa Pengurusan HAKI Konsultasi Menulis Testimoni Kerjasama Workshop Program Reseller Promo Promo Baru Promo Khusus Penulis Deepublish Artikel Berita Informasi Dasar Menulis Cara Menerbitkan Buku Inspirasi Memasarkan Buku Tutorial Teknik Menulis Writing Advice Writing Tools Free Ebook • [PREMIUM 2026] Panduan Praktis Menulis Buku • [NEW 2025] Panduan Praktis Menaklukkan Writer’s Block • [NEW 2025] Menulis Hingga Titik Akhir: Cara Praktis Menyelesaikan Naskah Siap Terbit • [NEW 2025] Menulis Buku Itu Mudah: Panduan Lengkap dari Ide Hingga Diterbitkan • [NEW 2024] Panduan Menulis Buku Ajar Sesuai RPS • [NEW 2024] Kunci Sukses Publikasi • [NEW 2024] Menulis dengan Etika untuk Hindari Plagiarisme • [NEW] Sukses Menulis Buku Referensi • [NEW] Panduan Ringkas Menulis Buku Monograf • Panduan Menulis Buku Ajar (Versi Cepat Paham) • Rahasia Menulis Buku Ajar • Self Publishing • Pedoman Menulis Buku Tanpa Plagiarisme FAQ Karir Toko Buku Search Home » P-ISSN dan E-ISSN: Pengertian, Perbedaan, dan Cara Ceknya Penerbit Buku, Uncategorized P-ISSN dan E-ISSN: Pengertian, Perbedaan, dan Cara Ceknya Karimatun Nisa Februari 3, 2026 Pernahkah Anda mendengar atau melihat langsung teks P-ISSN dan E-ISSN? P-ISSN maupun E-ISSN tentu familiar bagi mahasiswa, dosen, dan juga para peneliti. Sebab menjadi salah satu bagian dari identitas jurnal ilmiah.  Beberapa orang menganggap keduanya sama. Akan tetapi secara umum antara P-SSN degan E-ISSN adalah dua hal berbeda. Meskipun diterbitkan oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Namun, keduanya tidak bisa disamakan begitu saja. Berikut informasinya.  Pengertian P-ISSN dan E-ISSN P-ISSN dan E-ISSN merupakan jenis dari ISSN (International Standard Serial Number). ISSN dimiliki oleh semua bentuk media publikasi yang menerbitkan konten secara berkala. Sehingga karya yang diterbitkan tidak selesai dalam satu kali publikasi. Melainkan berkelanjutan, berseri, dan terus membentuk siklus.  P-ISSN maupun E-ISSN menjadi ISSN untuk jurnal ilmiah dan publikasi berkala lainnya. P-ISSN (Print International Standard Serial Number) adalah ISSN untuk terbitan berkala dalam versi cetak. Sementara E-iSSN adalah ISSN untuk terbitan berkala dalam versi elektronik atau versi online.   Pada jurnal ilmiah, P-ISSN akan dimiliki suatu jurnal yang melakukan penerbitan versi cetak. Sehingga jurnal tersebut menerbitkan beberapa artikel ilmiah secara berkala dan dicetak di media kertas. Hasil cetaknya kemudian didistribusikan ke perpustakaan maupun lainnya agar mudah diakses pembaca.  Sementara E-ISSN dimiliki sebuah jurnal yang melakukan penerbitan secara elektronik atau online. Biasanya tercantum di website resmi pengelola jurnal. Misalnya pada header website resmi suatu jurnal ilmiah. Baik P-ISSN maupun E-ISSN tidak selalu tercantum di badan artikel ilmiah yang terbit dan diakses pembaca.  Perbedaan antara P-ISSN dan E ISSN pada Publikasi Ilmiah  Supaya tidak tertukar dan keliru menganggap bahwa P-ISSN dan E-ISSN adalah ISSN yang sama pada publikasi berkala. Maka tentu perlu memahami betul apa saja yang membedakan keduanya. Berikut detailnya:  1. Fungsi  Hal pertama yang menunjukan perbedaan dari dua jenis ISSN ini adalah dari segi fungsi. Dalam penjelasan definisi sebelumnya, mungkin sudah mendapat gambaran untuk perbedaan dari aspek ini.  Jadi, P-ISSN memiliki fungsi untuk menunjukan suatu publikasi berkala disebarluaskan atau dipublikasikan secara fisik. Sehingga penerbitnya menerbitkan karya yang sudah dicetak dalam suatu media sehingga memiliki fisik.  Selain itu, P-ISSN juga membantu menginformasikan ke berbagai pihak mengenai ketersediaan jurnal atau terbitan berkala lain dalam bentuk fisik. Sebab P-ISSN ini akan membantu jurnal-jurnal cetak dan terbitan berkala cetak lainnya bisa didata. Misalnya oleh Perpusnas, perpustakaan kampus, dll.  Sedangkan fungsi dari E-ISSN adalah untuk menunjukan suatu jurnal atau terbitan berkala lainnya dipublikasikan secara elektronik. Sehingga bisa diakses para pembaca secara daring. E-ISSN juga berfungsi memasukan jurnal elektronik dalam pendataan, baik di Perpusnas maupun tempat lainnya.  2. Tujuan  Aspek kedua yang menjadi perbedaan P-ISSN dan E-ISSN adalah tujuan keberadaannya. P-ISSN maupun E-ISSN memiliki tujuan dibuat terpisah menjadi 2 jenis adalah untuk membedakan antara jurnal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *