Cara Penghitungan Tanggal Kalender Hijriah Muhammadiyah login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Edukasi Kampus Cara Penghitungan Tanggal Kalender Hijriah Muhammadiyah CNN Indonesia Selasa, 17 Feb 2026 14:19 WIB Bagikan: url telah tercopy Ilustrasi. Pahami bagaimana cara penghitungan tanggal kalender Hijriah versi Muhammadiyah. (CNN Indonesia/Ramadhan Nur Fadillah) Jakarta, CNN Indonesia — Banyak masyarakat mempertanyakan bagaimana cara penghitungan tanggal Muhammadiyah, terutama ketika muncul perbedaan penetapan awal Ramadhan, Idulfitri, atau Iduladha. Situasi ini kerap terjadi hampir setiap tahun dan menjadi perhatian luas umat Islam.Perbedaan tersebut tidak muncul tanpa dasar. Muhammadiyah memiliki metode khusus yang digunakan secara konsisten dalam menentukan tanggal-tanggal penting di kalender Hijriah. Pendekatannya menggabungkan kajian keagamaan dan ilmu astronomi.Lihat Juga :Kapan Libur Sekolah Awal Puasa 2026? Ini Tanggalnya ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Dasar pemikiran penentuan tanggal dalam MuhammadiyahMelansir laman NU Online, penentuan awal bulan Hijriah dalam Islam berkaitan erat dengan peredaran bulan mengelilingi bumi.Pilihan RedaksiKapan 1 Ramadhan 2026 Versi Muhammadiyah? Ini TanggalnyaKapan Puasa Hari Pertama Ramadan Tahun Ini di Arab Saudi?Puasa di Negara-negara Arab Akan Lebih Pendek & Sejuk, Ini Sebabnya Seiring perkembangan pemikiran dan ilmu pengetahuan, umat Islam mengenal dua pendekatan utama dalam menentukan pergantian bulan. Pertama, pengamatan langsung terhadap hilal. Kedua, perhitungan astronomis.Muhammadiyah memilih pendekatan perhitungan astronomis atau hisab sebagai dasar utama penetapan tanggal.Pilihan ini dilandasi oleh keyakinan pergerakan bulan dan matahari dapat diketahui secara pasti melalui ilmu pengetahuan, sehingga awal bulan Hijriah dapat ditentukan dengan tingkat ketepatan yang tinggi.Sebaliknya, metode pengamatan langsung sangat bergantung pada kondisi alam, seperti cuaca dan visibilitas langit. Tak terkecuali keterbatasan kemampuan penglihatan manusia.Faktor-faktor tersebut memungkinkan terjadinya perbedaan hasil pengamatan antarwilayah, meskipun dilakukan pada waktu yang sama.Oleh sebab itu, Muhammadiyah menilai kepastian waktu ibadah akan lebih terjaga apabila penetapan tanggal didasarkan pada perhitungan yang objektif, konsisten, dan terukur. Inilah yang menjadi alasan utama digunakannya hisab sebagai pedoman resmi dalam penentuan kalender organisasi.Pendekatan hisab juga memungkinkan penyusunan kalender Hijriah dilakukan secara terencana untuk jangka waktu panjang, tanpa harus menunggu hasil pengamatan di lapangan setiap kali memasuki bulan baru.Cara penghitungan tanggal Muhammadiyah dengan hisab hakiki wujudul hilalDalam praktiknya, cara penghitungan tanggal Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal. Metode ini menitikberatkan pada perhitungan posisi aktual bulan dan matahari berdasarkan kaidah astronomi.Penetapan awal bulan Hijriah dilakukan dengan memperhatikan terpenuhinya tiga syarat utama, yakni:Pertama, telah terjadi peristiwa pertemuan antara bulan dan matahari atau ijtimak.Kedua, peristiwa tersebut terjadi sebelum matahari terbenam.Ketiga, pada saat matahari terbenam, posisi bulan masih berada di atas ufuk sehingga secara astronomis bulan baru telah dinyatakan ada.Ketiga syarat tersebut dipahami sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Apabila salah satu syarat tidak terpenuhi, awal bulan baru belum ditetapkan dan bulan berjalan dilanjutkan.Ketentuan tersebut menjadi dasar utama dalam penetapan awal bulan Hijriah versi Muhammadiyah. Seluruh proses dilakukan melalui perhitungan astronomi yang presisi, sehingga keputusan dapat ditetapkan tanpa bergantung pada pengamatan visual di lapangan.Lihat Juga :Makna Membaca Surat Yasin 3x di Malam Nisfu SyabanDalam pendekatan ini, keberadaan hilal dipahami secara astronomis. Selama posisi bulan berada di atas ufuk saat matahari terbenam dan memenuhi kriteria yang ditetapkan, bulan baru dinyatakan telah dimulai.Metode hisab hakiki wujudul hilal disusun dengan mengaitkan dalil Al-Qur’an, hadis, serta kaidah fikih, lalu diperkuat dengan ilmu astronomi modern. Dengan dasar tersebut, Muhammadiyah dapat menyusun kalender Hijriah secara konsisten dan berkelanjutan.Perbedaan penetapan tanggal dengan metode lain merupakan konsekuensi dari perbedaan pendekatan. Dengan memahami cara penghitungan tanggal Muhammadiyah, kamu bisa menyikapi perbedaan ini secara lebih bijak dan proporsional. (han/rti) [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT muhammadiyah tanggal ramadhan idulfitri iduladha ARTIKEL TERKAIT Diucapkan Jelang Bulan Puasa, Marhaban Ya Ramadhan Artinya Apa? Kapan Sholat Tarawih Pertama di Bulan Ramadhan 2026? Kapan Libur Sekolah Awal Puasa 2026? Ini Tanggalnya Kapan 1 Ramadhan 2026 Versi Muhammadiyah? Ini Tanggalnya Kapan Sidang Isbat 1 Ramadhan 2026 Digelar? Cara Cek Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
