Berapa Lama Waktu Minimal Itikaf di Bulan Ramadhan? login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Edukasi Kampus Berapa Lama Waktu Minimal Itikaf di Bulan Ramadhan? CNN Indonesia Selasa, 10 Mar 2026 10:02 WIB Bagikan: url telah tercopy Ilustrasi. Itikaf adalah ibadah berdiam diri di masjid yang dilakukan pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Lantas, berapa lama waktu minimal itikaf Ramadhan? (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S) Daftar Isi Durasi minimal itikaf bulan Ramadhan 1. Pendapat mayoritas ulama 2. Pendapat mazhab Maliki Jakarta, CNN Indonesia — Itikaf adalah ibadah berdiam diri di masjid yang dilakukan pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Amalan sunnah ini dianjurkan dikerjakan di bulan Ramadhan karena bisa mendekatkan diri pada Allah Swt. Lantas, berapa lama waktu minimal mengerjakan itikaf di bulan Ramadhan?Lihat Juga :Kapan Harus Mulai Itikaf Ramadhan 2026? Simak Jadwalnya ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Karena didefinisikan sebagai ibadah berdiam diri di masjid, banyak orang berpendapat seseorang yang beritikaf harus berdiam diri selama 10 hari penuh di masjid.Hal tersebut membuat banyak orang yang punya kesibukan memilih untuk tidak melakukan ibadah ini. Namun, benarkah durasi itikaf harus sehari dan semalam penuh? Agar tidak bingung, cari tahu penjelasan lengkap tentang durasi itikaf dari para ulama di sini.Durasi minimal itikaf bulan RamadhanItikaf adalah ibadah dengan cara berdiam diri di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Ibadah ini sangat dianjurkan pada bulan Ramadhan, terutama pada 10 hari terakhir, meskipun pada dasarnya bisa dilakukan kapan saja.Dalam praktiknya, muncul pertanyaan tentangberapa lama minimal itikaf Ramadhan? Apakah harus sehari semalam penuh atau boleh hanya beberapa saat saja?Melansir dari berbagai sumber, para ulama memiliki perbedaan pendapat mengenai hal ini.Secara umum, ada dua pendapat besar mengenai batas minimal waktu itikaf.Lihat Juga :Memahami 4 Rukun I’tikaf serta Tata Cara Mengerjakannya1. Pendapat mayoritas ulamaMazhab Hanafi, Syafi’i, dan Hambali berpendapat bahwa durasi minimal itikaf adalah sa’ah, baik dilakukan pada siang maupun malam hari. Kata sa’ah pada masa sekarang sering dipahami sebagai satu jam atau 60 menit.Namun dalam konteks bahasa Arab klasik, sa’ah tidak selalu berarti satu jam penuh, melainkan bisa bermakna sesaat, sejenak, atau waktu yang singkat.Dengan demikian, menurut mayoritas ulama, itikaf tetap sah meskipun hanya dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, selama memenuhi syarat dan rukun itikaf, yaitu berniat dan berdiam diri di masjid.Pendapat ini menunjukkan kemudahan dalam beribadah. Seseorang yang memiliki kesibukan tetap bisa mengambil kesempatan untuk beritikaf meski tidak mampu melakukannya dalam waktu lama.2. Pendapat mazhab MalikiBerbeda dengan mayoritas ulama, mazhab Maliki berpendapat bahwa durasi minimal itikaf adalah sehari semalam penuh tanpa terputus.Perhitungannya dimulai sejak terbenamnya matahari, masuk waktu Maghrib, kemudian melewati malam hingga terbit matahari, dilanjutkan pagi, siang, sore, dan berakhir saat matahari kembali terbenam pada hari berikutnya.Namun, ada juga pendapat dalam mazhab Maliki yang menyebutkan bahwa minimal itikaf adalah satu hari penuh tanpa malam. Dalam hal ini, waktu dimulai sejak masuk Subuh, lalu melewati pagi, siang, dan sore, hingga berakhir saat Maghrib.Lihat Juga :Perhatikan, Ini Hal-Hal yang Diperbolehkan dan Dilarang saat ItikafDari perbedaan pendapat tersebut, dapat disimpulkan bahwa durasi minimal itikaf menurut mayoritas ulama adalah dalam waktu singkat, bahkan sesaat pun sudah sah.Sementara menurut mazhab Maliki, itikaf minimal dilakukan selama sehari semalam atau setidaknya satu hari penuh.Karena perbedaan ini, umat Islam dapat menyesuaikan dengan kemampuan dan keyakinan mazhab yang diikuti. Hal yang terpenting, itikaf dilakukan dengan niat yang ikhlas dan diisi dengan amalan yang bermanfaat seperti sholat, zikir, membaca Al Quran, dan doa.Sebaliknya, jika waktu itikaf justru diisi dengan hal-hal yang tidak bermanfaat, maka hukumnya bisa menjadi makruh. Oleh karena itu, meskipun durasinya singkat, kualitas ibadah selama itikaf tetap menjadi hal utama.Dengan memahami perbedaan pandangan para ulama, umat Islam dapat lebih tenang dan mantap dalam menjalankan itikaf sesuai kemampuan masing-masing, tanpa mengurangi semangat untuk meraih keberkahan Ramadhan.Demikian jawaban dari pertanyaan berapa lama minimal itikaf Ramadhan. Semoga bermanfaat. (sac/fef) [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT lama waktu itikaf ramadhan durasi itikaf bulan ramadhan itikaf ramadhan waktu itikaf ramadhan ramadhan 2026 ARTIKEL TERKAIT Malam Lailatul Qadar 2026 Tanggal Berapa? Ini Waktu dan Tanda-Tandanya Berapa Besaran Zakat Fitrah untuk 1 Orang di Tahun 2026? Mengapa Peristiwa Turunnya Al Quran pada Tanggal 17 Ramadhan? Rangkuman Peristiwa Nuzulul Quran dan Keutamaannya Ini Surat yang Dapat Dibaca saat Malam Nuzulul Quran 5 Alasan Menolak Ajakan Bukber Teman, Lengkap Contoh Kalimat Sopan REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *